Selasa, 28 Desember 2010

Ingin Sukses Diet? Perhatikan Faktor Pendukungnya!

Jakarta - Mengubah menu makanan dan mengurangi konsumsi makanan saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan Anda. Ada faktor lain yang ikut berperan untuk menurunkan berat badan.

Faktor-faktor tersebut adalah air, napas dan tidur. Ketiga faktor tersebut akan membantu menyukseskan diet dan menjadi daftar hal yang harus dilakukan dalam diet sehat. Berikut ini penjelasan terhadap tiga faktor tersebut:

Air
Tahukah Anda bahwa sebagian besar tubuh Anda terbuat dari air? Oleh karena itu sangat penting bagi seseorang untuk tetap terhidrasi.

Selain sangat penting bagi tubuh, air juga bermanfaat untuk menjaga perut merasa penuh. Jangan menunggu sampai merasa haus karena berarti Anda sudah terhidrasi.

Minumlah segelas air sebelum dan sesudah makan. Hal ini akan menjaga agar Anda tetap merasa kenyang dalam periode yang cukup lama.

Pernapasan
Anda mungkin bisa bertahan berhari-hari tanpa air, namun Anda tidak mungkin bertahan satu jam tanpa oksigen. Zat yang satu ini selain sangat penting untuk bertahan hidup, tetapi juga membantu proses penurunan berat badan dengan memaksimalkan kerja sel-sel di dalam tubuh.

Sayangnya, banyak orang yang saat ini hanya bernapas pendek. Hal ini menyebabkan mereka tidak menghirup cukup oksigen. Oleh karena itu, biasakan bernapas lebih dalam dan jangan lupa untuk menggunakan hidung daripada mulut untuk bernapas.

Tidur
Banyak orang yang mengalami kekurangan tidur. Meskipun terkesan sepele, namun tidur bisa menentukan kesuksesan diet seseorang.

Istirahat yang cukup sangat penting untuk mengembalikan energi yang telah hilang selama seharian beraktifitas. Jika Anda kurang tidur, maka keesokan harinya Anda akan sangat lelah dan kemungkinan kegagalan diet akan lebih besar karena Anda membutuhkan energi ekstra.

Waktu tidur yang baik adalah enam hingga delapan jam sehari. Untuk memaksimalkan kualitas tidur Anda, maka tidurlah di ruangan yang gelap dan tenang. Angga Firmanza - wolipop

Cegah Kanker Dengan Menjaga Berat Badan


Jakarta - Berat badan bukan hanya dijaga demi penampilan belaka. Untuk kesehatan, berat badan ideal selalu memiliki dampak yang positif. Misalnya terhindar dari penyakin kanker.

Baru-baru ini penasihat medis dan ilmiah dari World Cancer Research Fund (WCRF) di Inggris, Professor Martin Wiseman, mengatakan bahwa orang yang memiliki index massa tubuh (IMB) dibawah 25, dapat mencegah terjangkitnya berbagai macam penyakit kanker.

Cara menghitung IMB ialah Berat Badan (Kg) dibagi Tinggi Badan (m) kuadrat. Jika hasilnya di antara 18 sampai 25, artinya berat badan Anda ideal. Jika kurang dari 18, artinya Anda terlalu kurus. Angka 25 sampai 30 diartikan dengan kelebihan berat badan. Sedangkan diatas 30 tandanya Anda mengalami obesitas.

Para ahli memperkirakan 15 persen orang yang mengalami obesitas beresiko mengidap kanker usus. Seperti yang dilansir Telegraph.

Memakan makanan yang sehat, berolahraga secara cukup serta menjaga mengelola berat badan dengan baik dipercaya peneliti dapat mengurangi satu dari tiga kanker yang umum terjadi.
Yuk kontrol berat badan!
Amelia Ayu Kinanti - wolipop